チェーザレ 破壊の創造者 1

チェーザレ 破壊の創造者 1

by Fuyumi Soryo

  • Series: Cesare
  • Language: Japanese
  • Category: Sequential Art
  • Rating: 4.15
  • Pages: 228
  • Publish Date: October 23rd 2006 by 講談社
  • Isbn10: 4063722015
  • Isbn13: 9784063722017

Read the Book "チェーザレ 破壊の創造者 1" Online

This Cesare is a young man, likely in his late teens, and hitherto not yet touched by the poisonous politics of the Renaissance noble and papal courts. But poor Angelo's troubles don't end there, he keeps putting his foot in his mouth and offending the nobles out of ignorance and excess of sincerity, and that'll eventually result in forming a close friendship with Cesare and his right hand Michelotto, who are the only ones to bother to help and tutor him on the realities of student life and city politics. Cesare is clever and ambitious, and he feels attracted to Angelo for his naïveté, that wide-eyed country boy innocence and faith that the son of a Borgia can never afford to possess but craves. Michelotto is loyal to the bitter end and provides Cesare with much needed companionship, but he's a worldly young man and not exactly pure-hearted, so Angelo is the perfect complement. At least for now, because it looks like Cesare is going to become his political tutor and open Angelo's eyes to the crude reality.

*sampe ga fokus sama ceritanya* Cerita : 5 bintang...tadinya aku sudah menyiapkan mental untuk cerita yang berat, tapi penceritaan di sini ternyata berjalan maju (dengan beberapa flashback yang rapi) dan berurutan. Karena memang sejarah membuktikan, banyak orang yang mengaku "pengikut Tuhan" tapi kelakuannya menunjukkan sebaliknya *guguk ngomong gini sambil ngaca* Minimal, efek-samping-positip dari komik ini adalah bikin menilik diri sendiri (/// )> karena manusia itu bukan soal apa agamanya, tapi soal bagaimana kelakuannya...

Peringatan : level subjektipitas : 1000% Salah satu dari sedikit komik yang nggak ragu untuk saya baca berulang kali. hahaha- maka kita pasti akan memperhatikan dan membuat penilaian terhadap komiknya tergantung dari sudut pandang kita apakah perbedaan itu masih bisa ditolerir atau tidak. Walaupun mungkin bisa saja nanti ketika komik ini akan menjadi rujukan utama saya jika saya kebetulan membaca tulisan lain mengenai keluarga Borgia dan ternyata ada perbedaan dengan sejarah -yah, ngga termasuk tokoh fiksi sih- biarlah itu jadi kejutan yang menyenangkan buat saya. Yang bikin saya lumayan senyum-senyum adalah -entah sengaja ato enggak- postur kuda andalusia yang dipakai Cesare dan pelajar Spanyol, serta kuda destrier yang dipakai pelajar Perancis itu sebelas duabelas dengan postur badan masing-masing tuannya. Saya jadi merasa kostum dan kuda tunggangan jadi hal yang menguatkan kesan Cesare sebagai sosok yang penuh daya dan progresif di jamannya -di komik ini- Sungguh saya kagum akan ketahanan mental Souryo-sensei dan asistennya dalam menyelesaikan gambar-gambar di komik ini belum lagi gambar berwarna di halaman depan *pingsan* Cerita. Dengan tanggung jawab besar untuk membantu 'ayah' nya menjadi Paus, saya sangat ingin tahu masa depan seperti apa yang akan dipilih Cesare. Entah apakah nanti akan ada peperangan atau tidak, tapi strategi masing-masing pihak untuk menjegal lawannya dan atau berusaha untuk merebut dukungan serta hubungan masing-masing keluarga yang saling tumpang tindih juga sangat menarik. Di beberapa bagian di volume-volume selanjutnya saya memang harus berhenti sejenak untuk mencerna masalahnya -ini lebih karena saya yang agak lambat nangkepnya- tapi justru itu yang bikin menarik. Saya sangat penasaran arus seperti apa yang akan dia buat dan berapa jauh serta berapa banyak orang yang akan dia seret ke dalamnya. Tapi bagaimanapun, daya tarik Cesare terlalu besar dan lagipula ia sudah memperingatkan Angelo. Entahlah apakah nanti Miguel akan tetap 'menjaga' Angelo atau tidak. Tapi, yah, dalam hal ini posisi Miguel sama seperti Angelo. Suatu saat mereka bisa jadi seperti saudara dengan perasaan brotherhood yang terlihat jelas sekali, tapi di lain kesempatan Miguel menjalankan tugasnya sebagai 'ajudan' Cesare. Saya senang sekali Souryo-sensei memberi porsi yang yang agak banyak bagi kemunculan Miguel -seperti halnya Angelo, karena melaluinya saya bisa mendapat sudut pandang lain cerita ini. Itu karena saya suka sekali komik ini.

Per essere riuscito ad arrivare agli studi universitari pur non avendo nè i titoli nè i mezzi economici (con il supporto di un prestigoso mecenate) in teoria Angelo dovrebbe presentarsi a noi come un giovane di grande intelligenza, o perlomeno uno che ha capito come gira il mondo a lui contemporaneo visto che, fino a prova contraria, ci vive. Invece sembra uno sprovveduto privo di materia grigia che insulta a più riprese il figlio del suo mecenate (prima rivolgendosi a lui con poco rispetto mentre gli presenta i suoi omaggi e i suoi ringraziamenti), e poi contraddicendolo a lezione.

Of course, I don't know how historically accurate the series is but it still very nice to read because it's packed with little pieces of information.

In 1988, she was awarded the Shogakukan Manga Award for shjo manga for Boyfriend.1 Her current manga series is Cesare which centers around the infamous Borgia family of the Italian Renaissance and Cesare Borgia himself.