The ABC of Relativity

The ABC of Relativity

by Bertrand Russell

Ask them the meaning of 'relativity' and few of them will be able to tell you what it is.The basic principles of relativity have not changed since Russell first published his lucid guide for the general reader.

With marvellous lucidity he steers the reader who has no knowledge of maths or physics through the subtleties of Einstein's thinking.

  • Language: English
  • Category: Science
  • Rating: 3.90
  • Pages: 155
  • Publish Date: September 21st 2001 by Routledge
  • Isbn10: 0415154294
  • Isbn13: 9780415154291

Read the Book "The ABC of Relativity" Online

Dan, yang tak kalah mengagumkan adalah mengapa persamaan fenomenal Einstein, E=mc menjadi satu-satunya persamaan yang tercantum dalam buku A Brief History of Time-nya Stephen Hawking yang melegenda? Padahal, Hawking sendiri pernah berujar bahwa jika saja ada satu persamaan matematika dalam buku sains, maka akan mengurangi minat pembaca dan pembeli buku setengahnya!! Yah, teori ini (ada dua teori, relativitas khusus dan relativitas umum), tak ayal telah melambungkan nama Einstein jauh melampaui prestasi-prestasi puncak yang pernah ditorehkan manusia lainnya sepanjang sejarah. Tapi, teori "sederhana" ini jauh lebih pelik dan kompleks dari apa yang pernah diduga. Konon, pada tahun-tahun awal teori ini dipublikasikan hanya ada dua orang di dunia yang memahami konsep Teori Relativitas Umum secara mendalam. Pencapaian ini begitu mengesankannya sehingga bahkan hingga abad sekarang, nyaris tak ada prestasi manusia yang dapat disejajarkan dengan pendaratan manusia di bulan. Prestasi besar ini, mungkin hanya bisa disamai dengan prestasi pendaratan manusia di Mars di masa mendatang, yang melihat gelagatnya, tidak akan terlaksana dalam waktu yang dekat. Tapi, tahukan Anda, bahwa saat pendaratan Apollo XI di bulan, yang lebih dari setengah abad (tepatnya 51 tahun) setelah teori relativitas umum dipublikasikan, tak seorangpun ilmuwan NASA yang menggunakan teori relativitas dalam perhitungan mereka dalam misi Apollo XI? Ini dikarenakan, inilah paradoksnya, perbedaan teori gravitasi Newton dengan teori Relativitas Einstein bisa diabaikan sama sekali jika dilakukan pengukuran pada objek seukuran tatasurya atau galaksi. Semua orang begitu mengagumi keakuratan teori Newton dalam memprediksi berbagai kejadian fenomenal di ruang angkasa, mulai dari rekan sejawat Newton, Halley, yang dengan hukum gravitasi memprediksi dan menghitung secara akurat akan kemunculan komet terkenal yang muncul tiap 76 tahun sekali; hingga prediksi akan penemuan planet Uranus dan Neptunus dengan ketepatan yang nyaris sempurna hingga ke komanya saking eksaknya, dll, semuanya karena hukum Newton. Einstein mempermasalahkan sesuatu yang menjadi kunci dari kesuksesan teori Newton yang tak pernah dipirkan oleh orang lain sebelumnya, yaitu konsep massa! Jika Anda bediri berdua dengan rekan, maka antara anda berdua akan ada gaya saling tarik, tetapi sangat kecil dibandingkan tarikan bumi terhadap Anda (massa bumi sangat besar), gaya tsb bahkan berpuluh-puluh ribu kali lebih lemah daripada gaya yang diperlukan untuk mengangkat sehelai kertas. Hukum Newton yang lain, F = m x a , mengindikasikan bahwa m di sini adalah kelembaman/inersia, yang artinya, semakin besar massa benda, untuk gaya tertentu, percepatannya makin kecil (bayangkan jika Anda mendorong gajah dan apel, mana yang lebih cepat bergerak?). Hanya ada seorang yang memikirkan kejanggalan ini, dia bahkan berujar (kira-kira ajah, tepatnya lupa lagi), Teori fisika raksasa Newton, saya senang bisa melihat alam semesta berada di pundaknya, tetapi saya menyangsikan konsep massa.... Maklum, teori relativitas sangat pelik dan merupakan "puncak dari fisika", sehingga Einstein sendiri berujar, lebih mudah menerangkan teori relativitas dalam bentuk rumus, daripada dalam bentuk kata-kata. Konon, buku ini, adalah penjelasan teori Relativitas paling baik dan komprehensif selain yang ditulis oleh Einstein itu sendiri. Beberapa ilmuwan berusaha memecahkan persamaan ini, dan menghasilkan kejutan yang sama sekali baru dan menggemparkan; - Schwarzschild, menyelesaikan persamaan itu dan menghasilkan konsekuensi bahwa ada batas tertentu (disebut jari-jari kritis) yang begitu kuat sehingga benda itu sendiri tidak bisa keluar dari jari2 tsb, konsekuensinya, ramalan akan adanya lubang hitam - Friedmann, dengan menghilangkan faktor lambda, menghasilkan kejutan yang mencengangkan, teori relativitas umum "membuktikan secara matematis" bahwa alam semesta sedang berkembang! Orbit merkurius ternyata setiap beberapa abad bergeser, sesuatu yang tidak dapat dijelaskan oleh Newton, sehingga dianggap sebagai kasus khusus (karena dianggap terlalu dekat dengan matahari sehingga efek gravitasi matahari sangat besar), dan diabaikan para astronom sejak lebih dari 5 abad, namun yang mencengangkan, adalah teori relativitas umum Einstein, berhasil memprediksi, mengukur, menghitung dan menentukan seberapa besar pergeseran itu!

Thoughts I think MIGHT be true from the book: - all things in the universe are in motion relative to everything else, there's no proper point of reference - conventional physics and Euclidean geometry fails when things are in motion, which everything is all the time - speed of light never changes, even when it emanates from something in motion - at speeds close to the speed light, time + mass warp - if event E on earth happens after light travels from event A on a distant star to earth, A definitely happens before E, and vice versa.