東京タワー ~オカンとボクと、時々、オトン~

東京タワー ~オカンとボクと、時々、オトン~

by Lily Franky

  • Language: Japanese
  • Category: Cultural
  • Rating: 4.04
  • Isbn10: 4594049664
  • Isbn13: 9784594049669

Read the Book "東京タワー ~オカンとボクと、時々、オトン~" Online

:') Suka juga dengan lagu yang menjadi latar untuk doramanya, yang jadi all time favorite song buat saya...

Une histoire personnelle dévoilée sans voyeurisme La Tour de Tokyo nest pas un livre quil mest facile de chroniquer sûrement parce quil est basé sur la vie de son auteur. Au début de ma lecture, jai craint que lire la vie dune personne que je ne connaissais même pas aurait quelque chose dennuyant voire relèverait du voyeurisme à la manière de ces émissions exaspérantes de pseudo télé-réalité. Il mest arrivé de moffusquer des actions de lauteur notamment durant sa période dadulescent mais le personnage a ce petit quelque chose qui fait, que de la même manière que sa mère, nous lui pardonnons vite ses errances. Cette figure maternelle se transforme en une sorte de phare qui, par sa dévotion, son amour parfois pudique mais toujours inconditionnel illumine la vie de lauteur et lui sert de point dancrage durant ses années derrance.

This book depicts an interesting perspective of growing up in the countryside of Japan and then moving to Tokyo at a later age (many Japanese people go through this life path). As I read, I reflected on how my own mother showed her love to me in indirect ways and cried multiple times. (view spoiler)Lily Franky goes through his mother's painful death from cancer in immense detail spanning multiple pages.

Kehidupan itu terus saja bergulir sampai Masaya dihadapkan pada sebuah keinginan untuk keluar dari lingkaran yang selalu membuat ibu terkungkung menjadi seorang wanita pekerja keras, Masaya ingin ke Tokyo. Ia tak peduli pada komentar orang tentang seorang bujang berumur tiga puluh tahun yang tinggal seatap dengan ibunya, tapi ia selalu langut pada masa-masa itu, masa-masa lima belas tahun silam kala ia dan ibu tidur di kamar yang bersisian dalam satu atap. Lily Franky lebih suka menganggapnya sebagai mengulas yang lalu, lalu mengimbuhinya dengan komentar penyesalannya di masa kini seolah-olah ibunya masih ada dan ia terkurung dalam jiwa Masaya yang berumur tiga tahun, dan selalu bertanya, kenapa ibu dan ayah berpisah? Franky juga menjelaskan tempat tinggalnya yang berpindah-pindah dengan begitu rinci, seperti selalu saja ada sebuah kekhasan yang muncul dari kebudayaan tiap daerah di Jepang yang pernah disinggahinya, terlebih saat di Chikuho dan menyangkutpautkannya dengan lingkungan sekitar yang rata-rata adalah seorang penambang batu bara.

Ibu dalam buku ini digambarkan sebagai orang terdekat yang harus diperjuangkan hingga akhir hayat.